Karhutla

 

Sumber: https://pgi.or.id

Saya tidak punya riset yang cukup dengan suasana mencekam yang terjadi di Kalimantan saat ini. Intinya, disana ada kebarakan hutan dan semua orang sedang kelimpungan dengan asap yang menyesakkan. Semua warganet me-repost stiker Instagram sebagai bentuk protes dan usaha untuk membangun kesadaran. 

Saya dulu adalah salah satunya. Hingga saya tersadar bahwa menurut saya semuanya sia sia. Semua keriuhan sosmed terasa tak mempan. Para pejabat masih saja membuat pernyataan konyol seputar banyak isu bahkan untuk hal hal yang merupakan tanggung jawabnya. Di tambah dengan influencer influencer yang menganggap bahwa Indonesia baik baik saja. Ah, andai saya mengantongin uang dua milyar di rekening, pasti saya bisa berpendapat hal yang sama

Alasan bahwa bulan ini pendapatan saya belum menyentu upah minimum setempat adalah imbas dari bobroknya pemerintahan. Pemerintahan siapapun. Siapapun presidennya, sama sama ga pecus dalam mengurus perut rakyat rakyatnya. Lalu buat apa kita bernegara. 

Oh ya balik lagi ke masalah karhutla. Intinya, gini. Gaji rakyat yang kecil adalah cerminan bahwa presiden juga ga peduli peduli amat dengan nasib warganya. Apa apa rakyat harus bekerja sendirian. Bencana tsunami, warga donasi buat ngasih bahan makanan. Bencana kebakaran hutan, warga inisiatif menyiram api. Jalanan rusak, warga iuran lagi buat ngbangun jalan. Yang lebih menyedihkan lagi, para influencer menjadikan ini lahan untuk mengais donasi dan bertingkah sebagai pahlawan dan menganggap bahwa upaya tersebut adalah sebuah solusi kemajuan. Entah mungkin hati mereka sudah terbutakan oleh exposure dan sorak surai pujian di medsos sampe sampe mereka ga tahu kalau apa yang mereka lakukan cuman bikin pejabat makin semangat buat lepas tangan. Lah toh, rakyatnya udah swadaya mengatasi masalahnya sendiri

Katanya warga Indonesia ini rakyatnya sangat resilien kalau dihadapkan dengan berbagai macam kesulitan. Nah, mungkin masa kepemimpinan presiden yang sekarang bisa dijadikan sebagai ujian seberapa jauh kita tangguh. Moga moga kita semua bisa bertahan 

Comments

Popular Posts