Membaca Pluto Vol. 1 dan Vol. 2
Saya baru sempat membaca versi manganya baru belakangan ini. Ternyata, di komik maupun versi serialnya, Pluto mempunyai gaya penceritannya lambat. Kita diajak untuk menguliti setiap karakternya. Hingga kita tahu bahwa semua karakternya akan bermuara pada sebuah masalah berupa kemaslahatan hidup para robot yang diduga merupakan mesin pembunuh masal.
Kematian sebuah robot besar bernama Mount Blanc yang dikenal ramah dan menyatu dengan warga Swiss memberikan trauma kemanusiaan yang dahsyat. Hal ini membuat para robot harus mempertanyakan sisi kemanusiaan dalam dirinya. Apakah jika robot menjadi sedih, kasihan, atau bahagia maka mereka masih layak disebut sebagai robot?
Saya memang baru membaca dua volume dari manga ini dan sepertinya cuman itu yang bisa saya bagikan di tulisan ini. Selain saya butuh banyak waktu untuk membaca, saya juga perlu ngumpulin uang lagi buat beli volum selanjutnya. Nantikan saja ya haha



Comments
Post a Comment