Akal Akalan Membaca Buku Import Yang Harganya Tidak Ngotak
Siapapun presidennya, harga buku, terutama buku import selalu mahal. Sudahlah negeri ini minat bacanya rendah ditambah dengan pajak buku yang mencekik. Buku import maupun lokal, masalahnya sama. Di dalam negeri, para penulis sering mengeluhkan potongan potongan keuntungan buku yang sedikit. Penerbit meminta jatah sekian, pajak, dan royalti yang sering telat dibayarkan. Dari segi konsumen, harga buku juga sulit terjangkau. Harganya bisa seperempat dari harga UMR setempat.
Meski begitu, hal tersebut tidak mengurungkan diri saya untuk membeli buku buku import. Namun sayangnya, membeli buku buku bahasa asing ini tidak sepaket dengan keleluasaan membacanya. Masih banyak buku buku yang tersegel plastik dan belum saya sentuh, bahkan sebagaian ada yang saya buka segelnya, buka halaman pertama lalu saya masukkan lagi ke rak hingga menguning.
Kegiatan ini tentu hanya berakhir sebagai sarana membuang buang uang. Bukunya mahal tapi tidak dibaca. Maka dari itu saya pun mencoba untuk mengakalinya dengan cara mengunduh versi bajakannya
Piratebay adalah surga literasi saya. Banyak sekali buku yang saya dapatkan dari sana. Saya cukup mengetikan nama pengarangnya, lalu mengunduh semua karya karya yang mereka keluarkan sekaligus.
Saya melakukan hal ini ke semua penulis yang saya kagumi, mulai dari Camus, Leo Tolstoy, John Steinbeck dkk. Lalu menyimpannya ke dalam Google Drive. Ketika sewaktu waktu saya ingin membaca, saya tinggal cari, unduh, lalu baca menggunakan aplikasi baca seperti Moon+ Reader
Kalian pun bisa membacanya juga, saya sudah sematkan tautannya di bawah, jika kalian tertarik


Comments
Post a Comment