Apa Yang Salah Di Balik Pernyataan Wim Wenders di Berlin Film Festival
Berlin Film Festival dihebohkan dengan pernyataan Wim Wenders saat ia ditanya perihal konflik Israel-Palestina. Intinya Wenders memberikan pernyataan defensif bahwa film harus 'jauh jauh' dari politik, menurutnya kita semua disini membuat film untuk semua orang, hanya politisi yang boleh membuat film film politis. Pernyataan yang berani, di tengah ketegangan bombardir tentara Israel di terhadap warga Gaza yang kini masih menderita.
Kita akan membedah satu persatu permasalahan ini. Apakah pernyataan Wim Wenders tentang film politis itu benar? Dan jika salah, mengapa?
Wim Wenders dikenal sebagai sutradara kawakan asal German. Film filmnya sangat slow, lebih mengutamakan penggalian emosi dan karakter alih alih konflik. Karya terakhir Wim Wenders, Perfect Days adalah film terakhir beliau yang saya sangat amat kagumi karena bagaimana ia mengemas sesuatu yang sederhana menjadi suatu pesan yang powerful tentang kebahagiaan, mensyukuri hal hal kecil, dan hubungan antar manusia
Sebenarnya pernyataan Wim Wenders bukanlah hal yang baru di kalangan para seniman seperti musisi, komedian, aktor, dan sutradara. Banyak sebagian seniman yang mencoba memisahkan karyanya dengan stand politiknya dan itu sah sah saja. Ada juga yang menggunakan karyanya sebagai alat untuk melakukan gerakan perlawan seperti Jean Luc Godard. Bagi saya, seni memang boleh apolitis namun sang seniman juga harus mempunyai stance atas situasi politik. Apakah ia pro perlawanan atau justru pro penguasa, adalah variabel sederhana untuk menilai moralitas dari pembuat seni. Nah, kadang hal ini yang sering ditutup tutupi.
Sang seniman kadang mencoba untuk merahasiakan pendirian politiknya dan membuat karya seni yang dia anggap netral. Namun ketika publik menilai pendirian politiknya ternyata ke A, ia tidak mau mengakuinya. Saya menjadi teringat dengan James Gunn yang dianggap Pro warga Palestina karena tema yang ia bawakan dalam film Superman terbarunya. Namun James Gunn membantahnya dan menyatakan bahwa filmnya tidak menyimpan nilai politik apapun
Berbeda dengan sikap James Cameron yang cenderung positif. Ia menyatakan bahwa film yang ia buat memang beresonansi dengan apa yang tengah terjadi di Gaza, Ukraina, Sudan. Dimana tanah mereka dirampas oleh para penjajah
Dari sini kita bisa memahami bahwa satu, seni bisa politis tergantung sutradara memposisikannya. Dan dua, stance sutradara atas sebuah masalah global bisa terlihat dari bagaimana karya itu dikemas. Sekali lagi, saya tidak memaksa dan menyama ratakan bahwa seni itu harus politis bla bla bla (banyak yang sudah menjelaskannya), seni bagi saya itu bebas nilai ia diserahkan pada penikmatnya apakah ia bagus, jelek, pesannya begini begitu, dan seterusnya
Nah permasalahan Wim Wenders adalah bagaimana pernyataannya ini berlawanan dengan apa yang pernah ia sampaikan dulu bahwa semua film itu politis dan film politis yang berpura pura bahwa dia tidak politis adalah film film hiburan
"Setiap film bersifat politis. Yang paling politis dari semuanya adalah film-film yang berpura-pura tidak politis: film-film 'hiburan'. Mereka adalah film yang paling politis karena mereka menepis kemungkinan adanya perubahan. Dalam setiap bingkainya, mereka memberi tahu Anda bahwa segalanya baik-baik saja sebagaimana adanya. Mereka adalah iklan terus-menerus untuk keadaan yang ada sekarang."
Coba sekarang kita renungkan, mengapa pandangan Wim Wenders bisa berubah. Apakah ada konflik kepentingan, antara festival film dengan negara penyelenggara yaitu German, yang dikenal sangat vokal dengan pendirian negara Israel?
Inilah yang menjadi permasalahan bahwa Wim Wenders mengeluarkan pernyataan tertentu yang sudah jelas ia membela pihak tertentu, disini para penindas. Jika ini yang Wim Wenders kehendaki, maka dari itu semua film film yang ditayangkan festival tersebut cuman film hiburan dan mencoba mengkaburkan kekacuan apa yang tengah terjadi seperti konflik Isreael Palestina, isu imigran, dan tetek bengek politik yang lainnya
Ucapan Wim Wenders di masa lalu menjadi senjata makan tuan. Wim Wenders tidak hanya menegaskan bahwa 'ya film itu apolitis' tapi juga menyatakan bahwa film film buatannya ingin menyatakan bahwa segala di dunia ini baik baik saja




Comments
Post a Comment